The Secret of My Dream and My Life

Diposting oleh Label: di

Kali ini gue ngeblog dengan semangat yang berbeda, yaitu lebih menggebu-gebu untuk menuangkan huruf demi huruf di halaman kosong depan gue. Karena secara ga langsung gue telah mendapat suntikan motivasi dari seorang reader (eh katanya silent reader deh) yang sekarang juga udah mulai ngeblog di wordpress setelah baca blog gue (gue turut berbahagia karenanya, moga dia terus berkarya) dan juga dari seseorang yang menjadi panutan gue dalam mengejar impian, yang bisa menyemangati gue dengan kata-katanya, yang sekarang juga melanjutkan aktivitas bloggingnya yang sempat tertinggal. Dan juga untuk kalian yang pernah komen di blog gue atau cuma baca doang, gue berterimakasih pada kalian semua karena telah membuat gue lebih semangat lagi ngelanjutin sebagian kecil dari impian gue yang berkali-kali telah mati. Gue harap masih ada secercah kesempatan untuk menghidupkan impian gue itu. Yang sampai sekarang sebenernya masih rada ngambang akibat kelabilan jiwa gue haha...

Quotesgram.com

Ga semua orang tahu apa yang gue impikan. Bahkan keluarga gue aja ga ada yang tau. Gue lebih suka menyimpannya untuk diri gue sendiri. Tapi walau keliatannya konyol, gue suka menuliskan daftar impian gue di tiap pergantian tahun. Mulai dari impian jangka pendek, sampai impian jangka panjang. Di tahun 2015 kemarin, gue menulis 3 impian gue. Dan syukurnya Tuhan mengabulkan 2 dari 3 poin yang tertulis disitu. Tapi untuk tahun ini entah kenapa ada keraguan yang terselip di rongga impian itu. Gue percaya, ga ada pengorbanan, usaha, keringat, air mata dan doa yang sia-sia. Tapi kadang kalo gue lagi putus asa, gue merasa ga berbakat untuk hal yang gue impikan. I just want to be a writer. And the reason is so simple, because i want to sharing what i think and feel to all of people. Yap, dan selain itu bonusnya adalah gue bisa menghibur orang lain yang baca tulisan gue, atau malah mengubah hidup mereka menjadi lebih baik.

Liburan ini udah gue putuskan untuk menulis. Ya nulis apa aja, mulai dari blog, ikut lomba nulis artikel, sampe bikin novel. Tapi semuanya seperti terhenti di tengah jalan. Novel gue terbengkalai setelah gue dapet alur dan ide ceritanya sampai akhir. Blog gue juga jarang posting padahal hari libur (karena agak males, tapi biasanya gue paksain buat lanjut). Karna sekali gue stop ngeblog, untuk seterusnya pasti susah buat ada keinginan ngeblog lagi. Lomba menulis yang gue ikutin juga belum mencapai klimaks yang bisa menghadiahkan sebuah pengakuan atau penghargaan. Sampai pada akhirnya gue putuskan untuk berhenti nulis apapun, kecuali ngeblog (karena kadang gue sekalian curhat lewat tulisan saat gue ga bisa cerita ke siapapun). Gue memutuskan untuk mengubur dalam-dalam impian gue yang satu itu. Gue pikir, menulis itu bukan cuma sekedar hobi, tapi juga bakat yang gue rasa ga pernah gue miliki :(

Drmahita.wordpress.com

Terkadang gue ingin membuka mata semua orang yang beranggapan bahwa gue dengan mudahnya mendapatkan apa yang gue inginkan. Tapi satu dua hal yang mereka ga pernah tau (karna mereka bukan diri gue) adalah harga yang harus dibayar untuk semua itu. Bukan soal materi, namun pengorbanannya itu totalitas banget. Dari segi waktu, tenaga, pikiran, dan hal-hal lain yang sangat gue inginkan tapi harus gue lupain demi apa yang gue capai. There's no FREE in this world. Dan gue ngerasain apa itu rasa sakit, kegagalan dan jatuhnya saat masa-masa buruk sebelum berganti menjadi masa-masa baik. Kadang gregetan sama orang-orang yang menggampangkan segala sesuatunya. Semudah-mudahnya suatu hal, pasti membutuhkan usaha dan pengorbanan sekecil apapun. Bahkan hal yang dianggap kecil, bisa menjadi hal yang besar bagi orang lain.

Ok, gue ga mempermasalahkan itu semua wkwk.. Yang jelas, ga semua yang gue impikan, sekiranya telah tercapai. Setiap orang mempunyai jalan hidupnya masing-masing. Roda kehidupan terus berputar, i know that. Jadi jalanin aja sebaik-baiknya. Give the best and you will get the best. No tipu-tipu... It's real. Berlaku untuk semua kalangan usia hehe...

Menulis adalah poin kedua dari list impian gue. Yang pertama adalah menjadi auditor. Mungkin karena background gue akuntansi, jadi gue milih auditor. Sebenernya gue ingin mencoba banyak hal, tapi gue bukan orang yang berani keluar zona nyaman untuk mengambil resiko yang ga gue ketahui. Jadi pilihan gue adalah auditor. Karena setau gue, auditor itu bisa dibilang menguasai semua bidang akuntansi. Jadi gue merasa auditor memiliki pengetahuan yang luas.

Gue percaya akan sebuah keajaiban. Saat gue bisa mendapatkan apa yang ga pernah gue bayangin sebelumnya. Rasanya seperti mimpi, terlalu berharga dan terlalu jauh untuk diangankan, namun terjadi. Gue harap kalian juga bisa merasakan itu semua. Seperti kutipan lagu When You Believe dari Mariah Carey "There's can be miracle, when you believe". Dan gue ga mau cuma berpangku tangan menunggu keajaiban itu tiba, tapi gue ingin menjemputnya sendiri dengan kedua tangan dan seluruh hati gue :)

Baltyra.com

Dan sekarang, gue ingin memakai filosofi batu. Sekeras apapun batu itu untuk dipecahkan, pasti nantinya akan pecah juga jika kita pukul terus menerus atau jika batu itu diberi air, lama-lama akan pecah. Namun, jika batu itu didiamkan saja, maka batu akan semakin mengeras dan membeku. Batu itu ibarat mimpi kita. Ga ada mimpi yang tga bisa tercapai apabila kita selalu berusaha, tabah (bukan pasrah), berdoa dan percaya. Begitu juga sebaliknya. Jika mimpi dianggurin aja, ga bakal kesampean. Boro-boro kesampean, makin jauh iya. Tapi jangan pernah bermimpi untuk memecahkan batu ya... Ini hanya perumpamaan hehe..

Pinterest.com

Tungguin kisah perjalanan hidup gue selanjutnya dalam merajut cita. Karena setiap kehidupan punya kisahnya masing-masing. Let share it to the world and give the inspiration to other. Hope you success :D
Posting Komentar

Back to Top